Bulan April ini hujan mulai banyak turun lagi setelah beberapa bulan sempat agak reda walaupun sebenarnya tidak benar-benar reda. Di Bandung, sejak 2010 seingat saya tidak ada bulan tanpa hujan turun kendati mungkin hanya beberapa hari saja. Dua bulan terakhir cuaca di Bandung kalau siang hari memang lebih panas terasa, salah satu indikatornya adalah tanaman suplir di pot yang saya letakkan di taman kecil depan rumah semakin sering daunnya mengering, padahal tanaman itu sudah saya pindahkan ke tempat yang ada naungan tanaman lainnya.

Gagal panen cabe yang melanda para petani cabe sehingga mengakibatkan harga cabe melambung dari hanaya beberapa ribu rupiah saja,pernah berad pada angka Rp.100 ribu per kilogram. Ini sungguh luar biasa. gagal panen cabe disebabkan oleh curah hujan yang tinggi sepanjang tahun sehingga mengakibatkan proses perbungaan dan pembentukan buah dan biji tapa tanaman ini menurun.

Seorang teman menulis di wall fb saya (@taura taufikurahman) yang menanyakan bahwa sepanjang tahun kemarin dan sekarang dia tidak menemukan rambutan, artinya apenen ramnbutanpun tidak terjadi atau kalaupun ada mungkin sangat sedikit. Tanaman rambutan bisa jadi memiliki sensitivitas yang sama terhadap berlebihnya curah hujan sehingga perbungaan dan pembentukan buah dan bijinya terhambat.