Tanggal 17 Agustus 1945 bertepatan dengan hari jumat 8 Ramadhan 1364 H, sedangkan tahun ini 17 Agustus 2010 bertepatan dengan hari selasa 7 Ramadhan 1431 H, beda satu hari dengan ramadhan tahun 1945. Sebetulnya kalau kita menggunakan sistem penanggalan hijriyah, maka mestinya setiap datang bulan Ramadhan kita memperingati hari kemerdekan RI tersebut.

Kemerdekaan membebaskan bangsa kita dari belenggu penjajahan, sebagaimana Ramadhan membebaskan kita dari belenggu hawa nafsu syaitan yang bersemayam didalam diri kita sendiri. Kita mensyukuri ni’mat kemerdekaan yang dianugerahkan Alah SWT kepada bangsa kita sehingga sejak 65 tahun yang lalu (dalam perhitungan kalender hijriyah: 67 tahun) bangsa kita menjadi bangsa yang berdaulat, sejajar dengan bangsa-bangsa bermartabat lainnya di dunia.

Dari sejarah kita sadar betapa kemerdekaan bangsa ini telah dibayar mahal dengan darah dan nyawa para syuhada, dengan penderitaan luar biasa yang telah dialami para pendahulu, nenek moyang kita. MERDEKA atau MATI ! Begitu dipekikkan oleh para pejuang, bersamaan dengan teriakan Allahu Akbar ! yang membahana, membakar semangat jihad para syuhada di medan peperangan.

Ramadhan juga pernah manjadi momen saat Rasulullah SAW bersama para sahabatnya dan pasukan muslimin yang jumlahnya belum banyak, berperang melawan pasukan kafir Quraiysh di Badar yang jumlahnya berlipat ganda, pada tahun kedua hijrah. Pertarungan yang sangat menentukanl itu dimenangkan oleh kaum Muslimin atas izin dan pertolongan Allah SWT yang mengirimkan para malaikat untuk menolong kaum Muslimin. Para ahli Badar, baik dari kelompok kaum muslimin maupun dari kelompok para malaikat, mendapat derajat yang tinggi disisi Allah SWT.

Dalam perjalanan sejarah, Ramadhan terbukti memberikan momentum kemenangan bagi kaum muslimin dan bagi bangsa Indonesia. Mari jadikan peringatan HUT Kemerdekaan RI dibulan Ramadahan ini sebagai momentum pembebasan jiwa-jiwa kita dari kungkungan hawa nafsu, dari ketertindasan dan ketakberdayaan, menuju kepada kehidupan yang luas dalam penyembahan dan pengabdian kepada Allah SWT semata.