Semenjak facebook merajalela, banyak orang yang tidak begitu peduli lagi pada mailing list dan blog-nya, termasuk saya. Alasannya bisa bervariasi, kalau saya mungkin salah satunya karena dengan facebook kita berinteraksi dengan orang-orang yang umumnya kita kenal secara personal, dan orang cukup ketik statusnya dengan ungkapan isngkat seperti “aarrrrgh !” kalau dia marah, atau “alhamdulillah” kalau dia mendapat rejeki, atau sekedar memberi simbol “T_T” kalau dia sedih, dan setelah itu komentar dari friend-nya akan bermunculan. Ini beda dengan blog yang bisanya kita akan menulis cukup panjang, seperti tulisan ini.

Alasan lainnya, bagi saya adalah dengan blog spt di wordpress ini, untuk meng-upload satu foto perlu waktu yg cukup lama, sementara dg fb, mengupload satu album isinya tiga puluhan bisa hanya beberapa detik saja. Selain itu, beda dengan pengoperasian blog yang rekatif rumit, pengoperasian fb sangat simpel, bahkan anak saya kelas 3 SD sudah jago nge-fb bukan hanya ganti status, tetapi juga ganti foto profilnya dg gambar kesukaannya (nanti robot, nanti Ben-Ten…). Tambahan lagi dengan fb anak-anak bisa main macam-macam game, mengisi macam2 kuis yang lucu-lucu, bisa cepat berbagai berita dan inormasi kepada saudara, teman dsb