Apa persamaannya rokok dengan golput ? Keduanya baru-baru ini sama-sama diharamkan oleh MUI. Ada pro-kontra tentu terhadap keputusan MUI tersebut. Anda termasuk berada dipihak yang mana ?

Tentang merokok, semua tahu, begitu banyak mudharat yang dapat ditimbulkannya, dan itu jelas tertulis di bungkus rokok dan iklan rokok itu sendiri, dari kanker,  paru-paru rusak, gangguan kehamilan dan  janin hingga  impotensi. Sebetulnya banyak lagi.  Yang kontra bilang wah gimana ini nasib ribuan orang Indonesia yang bekerja di pabrik-pabrik rokok ? Kalau rokok diharamkan, akan ada sekian ribu mungkin juta orang yang akan kehilangan pekerjaan. begitu kekhawatiran mereka. Tetapi apakah memang benar demikian nayatanya ? Kendati minuman beralkohol jelas haramnya, tokh pabriknya masih banyak berdiri megah di tanah air dan produk-produknya terus dikonsumsi oleh orang-orang dari hotel berbintang hingga nelayan di Indramayu yang kerap kali nekat mengoplosnya dengan ramuan macem-macem dan berakibat ko’it alias dead ! Ada juga yang bilang, wah ini sudah urusan hak asasi manusia, mau merokok kek, gantung diri kek kan urusan dewek. Tapi apakah demikian nyatanya ? Orang yang sudah bunuh diri memang gak bisa dihukum lagi di dunia, cukuplah dia langsung masuk siksa kubur dan kelak neraka jahanam menantinya. Kenapa juga dia disalahkan, bukankah nyawa dia sendiri yang dia hilangkan ? Gak juga, karena dengan bunuh diri berarti dia telah dengan tidak sah merebut hak Tuhan sang pemilik nyawa yang sesungguhnya.

Tentang golput, mengapa diharamkan ? Apa mudharat yang ditimbulkan golput kepada masyarakat, bangsa dan negara  ? Sederhana saja, saya melihat bahwa pemilu merupakan kesepakatan bangsa kita dalam kehidupan berdemokrasi. Kita memang baru dalam berdemokrasi yang sesungguhnya. sehingga disana-sini masih banyak ditemukan kekurangan. Itu jelas. Tetapi kalau kita ingin berpartisipasi dalam memperbaiki kehidupan berbangsa dan bernegara ini, ya saluran yang ada diantaranya adalah dengan memilih wakil rakyat yang memang betul-betul berkualitas, dan kesempatan itu ada dalam pemilu ini.  Di Australia sendiri setahu saya, jika ada warga negaranya yang tidak ikutan memilih dalam pemilu, sementara dia sudah terdaftar, dia akan kena denda AUS$100, lumayan mencekik, hampir Rp 800.000.

Jadi, apa dong hubungannya antara merokok dan golput ?  Dan bagaimana kalau seorang yang golput eh… merokok lagi, jadi double ya dosanya. Bangsa kita yang tingkat kesadaran berpolitiknya masih perlu ditingkatkan, pendekatan agama jelas diperlukan. Saya kira pendekatan denda juga perlu dicoba.