Ibu saya diapit oleh dua orang saudara laki-lakinya yang masih tersisa: wak Ait Sunarya dan mang Udin Syafrudin. Bapak saya berdiri disebelah mang Udin, Seorang adik saya dan keluarganya tidak ikut sertya di foto ini karena mereka ada acara di Bandung.  Foto ini diambil di rumah wak Ait Sunarya.

Perjalanan ke Semarang dari Karawang pada hari kedua lebaran kami mulai sore hari. Saya memutuskan tidak masuk tol, khawatir masih macet, tetapi menyusuri jalan raya Karawang-Cikampek. Melewati pasar Johar tadinya kami berniat mampir sebentar di rumah wak Encep alm, tapi ternyata rumah beliau sepi, kelihatannya anak-anak dan cucu-cucunya tidak lagi menempati rumah tersebut, atau mungkin kebetulan mereka sedang keluar rumah. Dalam perjalanan itu, Sambil menyetir mobil, pikiran saya sempat melayang ke masa silam, ketika saya masih kecil dan tiap lebaran ibu-bapak saya mesti mengunjungi rumah uwak di Karawang ini satu persatu, karena ibu aak ke 7 dari 8 bersaudara. Waktu berlalu, dan satu persatu kakaknya ibu berpulang, hingga saat ini menyisakan 3 orang bersaudara. Ketika induk-induknya telah tiada, biasanya silaturahim jadi terputus, karena sudah tidak ada lagi yang dituakan yang biasanya dikunjungi…

Masih di daerah Cikampek, kami memutuskan untuk beristirahat, sekalian shalat maghrib dijama qashar dengan isya’. Anak saya yang nomor 3: Iffah rupanya masuk angin, begitu sampai di halamna masjid untuk istirahat itu, dia muntah. Kami memesan soto ayam dan mie rebus di warung dekat masjid, kebetulanisteri saya juga menyiapkan sedikit ketupat plus rendang dan abon. selama perjalanan ke Semarang, paling tidak kami beristirahat 3 kali, karena sopirnya saya sendirian beberapa kali terserang kantuk. Kalau sudah ngantuk, saya tidak mau mengambil resiko, segera mencari masjid atau pom bensin untuk beristirahat. Seperti tahun-tahun sebelumnya kami juga menyempatkan beristirahat di Pom Bensin dengan 57 WC di tegal yang dapat pengakuan MURI sebagai pom bensin dengan WC terbanyak dan bersih. seperti biasanya, pom bensin tersebut laris didatangi pengunjung yang beristirahat, walaupun saya merasa setiap kali ke pom bensin tersebut saya susah untuk istirahat (tidur), mungkin terlalu ramai, cahaya lampu diluar terlalu terang…