Aktivitas saya sabtu kemarin lumayan menyedot energi. Pagi-pagi koordinasi di Pesantren (Asrama) PPSDMS, setelah itu ke kampus koordinasi kegiatan dengan beberapa dosen hingga dzuhur. Baru saja berangkat dari kampus, saya sudah di telpon dari rumah, sudah ada yang jemput, ya saya janjian untuk ke Jatinangor untuk menyampaikan sebuah bahan diskusi dengan mahasiswa UNPAD. Itupun jadwalnya sudah dinegosiasi ulang. Perjalanan ke Jatinangor saya nikmati dengan tertidur di mobil, tahu-tahu sudah di gerbang tol Cileunyi. Acara dengan mahasiswa UNPAD sampai ashar, setelah itu saya harus segera kembali ke Bandung, karena jadi tuan rumah acara ifthar bareng di Sukajadi. Jalan ternyata macet, dan saya baru sampai tempat acara sekitar 17.30, ditempat acara sudah banyak yang datang, sekitar 70an orang saya kira, dan saya langsung didaulat oleh pembawa acara menyampaikan materi tausiah, lantaran penceramah yang ditunggu ternyata belum datang. Sore tadi jalan ke Sukajadi sangat macet-cet, sehingga ustadz yang diundang datang terlambat, syukurnya beliau masih bisa datang ke tempat acara dan menyampaikan tausyiah ba’da makan malam.

Setelah itu, malamnya saya janji untuk mengisi sebuah acara pembinaan untuk anak-anak SMA di Pesantren Miftahul Choir di daerah Tubagus Ismail. Pada forum tersebut saya diminta panitia untuk bicara tentang kepemimpinan dalam Islam. Ada belasan anak-anak SMA yang hadir dan antusias mendengarkan ceramah dan berdialog sampai sekitar jam 10 malam, and that closed my activities for yesterday.

Kendati melelahkan, saya ingin tidak tidur malam ini, mau ngejar tilawah Al Qur’an yang tertinggal …