Tadi pagi saya menerima SK Gubernur Jawa Barat yang ditandatangani oleh Sekda Prov. Jabar, saya termasuk anggota dalam Kelompok Kerja Pengelolaan Ekosistem Mangrove Jawa Barat, pada bidang kajian. Herannya, SK tersebut tertanggal 17 Juni 2008, tapi he he.. saya baru terima sekarang: 15 September 2008, jadi SK tersebut perlu waktu hampir tiga bulan untuk berjalan dari kantor Sekda Jabar di Gedung Sate, jl, Diponegoro, ke Kampus ITB di jl. Ganesha, padahal kalau naik mobil saja mungkin cuma 5 menit ! Sebetulnya saya juga heran, SK tersbut mestinya sudah lama saya terima semenjak rapat di kantor Bappeda jl Ir.H.Juanda, sebelum Pilkada Gubernur Jabar waktu itu, mungkin sekitar 4-5 bulan yang lalu. Tapi ya sudahlah, mungkin katrena kesibukan pilkada Jabar waktu itu, gubernurnya baru sehingga SK mungkin baru sempat di tandatangani beberapa hari lalu, dengan tanggal mundur hehe… mungkin.

Yang penting adalah, saya diminta membantu pengkajian untuk pengelolaan ekosistem mangrove di Jawa Barat. Kondisi ekosistem mangrove di Jawa Barat saat ini sudah dalam taraf yang sangat memprihatinkan. Penyebab utamanya saya kira adalah tekanan kegiatan penduduk di daerah pantura (pantai utara) Jawa Barat. Kerusakan ekosistem mangrove di pantura, terutama akibat konversi lahan mangrove menjadi tambak. Parahnya, produksi tambak tersebut juga pada umumnya sudah sangat menurun, bahkan banyak yang sudah ditinggalkan oleh pemiliknya karena merugi terus. Kegiatan pertambakan yang terjadi memang jauh dari konsep sustainabililtas atau keberlanjutan. Keuntungan yang diperoleh petambak hanya pada awal saja, tetapi kemudian dalam perjalanan waktu terus menurun, tambak perlu banyak masukan pengelolaan, berbagai penyakit mulai menyerang udang dan ikan yang diperlihara.

Melalui kelompok kerja yang dibentuk, pemerintah provinsi Jawa Barat tampaknya mulai menyadari pentingnya memelihara atau lebih tepatnya lagi memperbaiki kondisi ekosistem mangrove di daerah Jawa Barat. Saya belum tahu lagi bagaimana kerja dari kelompok kerja pengelolaan ekosistem mangrove yang baru dibentuk ini, tapi saya kira kita dukung saja niat baik pemerintah ini. Jika ada diantara anda yang punya minat khusus dengan mangrove, punya hasil-hasil penelitiannya, terutama yang di Jawa Barat, mohon bisa di share dengan kami. Terima kasih.