Sudah lima belas tahunan saya meninggalkan Swansea, sebuah kota kecil di selatan-barat Inggris, namun kenangan menjalankan ibadah berpuasa disana selama enam tahun, selalu teringat apalagi disaat bulan Ramadhan seperti ini. Ingin rasanya saya terbang lagi kesana, sekarang untuk menikmati kembali masa lalu Ramadhan di Swansea.  

Komunitas muslim di Swansea waktu itu (antara tahun 1987-1993) dalam bilangan ratusan. Saat itu yang jelas ada sekitar 200an mahasiswa Malaysia yang mendominiasi, sekitar seratusan mahasiswa dari timur tengah dan Afrika (Arab Saudi, Irak, Iran, Libya, Syria, Mesir, Kuwait, Sudan, Aljazar), puluhan mahasiswa dari pakistan, India dan Bangladesh. selain itu juga ada permanent resident yang umumnya orang-orang dari tiga negara terakhir yang saya sebut itu. Mahasiswa dari Indonesia sendiri saat itu lebih kurang 20 orang.

Di bulan Ramadhan seperti ini kegiatan bertumpu di Swansea Mosque yang tidak terlalu besar,  terletak di derkat pusat kota, berkapasitas sekitar 100 orang. Setiap hari Swansea Mosque menyediakan ifthar berupa ta’jil yang biasanya suguhan kurma, samosa (semacam martabak asin), cake dll. Imam masjid yang berasal dari Banglasdesh biasanya memimpin do’a sebelum kami berbuka bersama. Setelah shalat maghrib, kami menyantap hidangan lezat berupa nasi biryani, atau nasi kebuli atau nasi minyak yang biasanya diberi kari kambing… wah lezatnya. Yang menyumbang untuk buka bersama umumnya warga dari Timur tengah dan permanen resident di Swansea. Sekali waktu kami mahasiswa melayu juga urunan dan masak hidangan bersama di masjid, kami senang sekali karena masakan kami juga digemari saudara-saudara kita dari negara lain.

Usai shalat isya dan taraweh biasanya diisi dengan ceramah, diskusi, cepat tepat, wah meriah. Sekali waktu kebetulan seorang Ustadz dari Indonesia berkunjung ke Swansea, dan beliau fasih juga berbahasa Inggris, kami minta beliau berceramah. Siang hari biasanya kami juga kami adakan kegiatan di kampus berupa ceramah yang dihadiri juga oleh masyarakat non muslim yang kami undang, selain itu study circle di masjid kampus tentang berbagai hal.