Selain sebagai dosen di Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati ITB, saat ini saya diberi amanah sebagai Ketua Asosiasi Akademisi Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia, disingkat ASASI. Organisasi ini didirikan di Bandung pada tanggal 1 oktober 2005, dideklarasikan oleh 42 orang pendiri yang merupakan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.  Untuk mengenal lebih dekat ASASI, silakan lihat di http://asasi01.wordpress.com.

Selain itu sejak tahun 2003 saya bersama beberapa teman aktivis lingkungan, mendirikan LSM Lingkungan hidup yang kami beri nama GreenLifeSociety (GLS). Sejak didirikan hingga saat ini saya mengomandani LSM tersebut. Melalui organisasi ini kami mengadakan pelatihan dan advokasi ke masyarakat mengenai lingkungan hidup, diantaranya program pengomposan dan penghijauan. Bersama dengan LSM lingkungan hidup yang lain, GLS tergabung dengan KMBB (Koalisi Masyarakat Bandung Bermartabat). yang diantaranya mengkritisi kebijakan pemkot Bandung saat ini dalam issue lingkungan, diantaranya issue Punclut (kawasan Bandung utara) dan PLTSA. Untuk mengenal lebih dekat dengan GLS, silakan simak program dan diskusi kami di http://greenlifesociety.wordpress.com

Sejak tahun 2007 lalu saya juga diberi amanah oleh Keluarga Alumni Aktivis Salman  (Kalam) ITB untuk mengetuai Kalam ITB cabang Bandung yang daerah operasinya melingkupi Jawa Barat dan Banten. Melalui wadah ini para alumni aktivis Salman ITB bersilaturahim, berkomunikasi dan membangun jejaring untuk kemaslahatan umat.  Melalui Kalam ITB, sejauh ini kami memberikan beasiswa dan program pembinaan kepada para mahasiswa. Saat ini dua puluh siswa sudah diberi beasiswa dan pembinaan.

Selain itu sejak tahun 2005 saya mengetuai Program Pembinaan Sumberdaya Manusia Strategis (PPSDMS) regional II Bandung. yang bernaung dibawah Yayasan Nurul Fikri. Program yang dilakukan adalah pengasramaan atau penyantrenan, pemberian beasiswa dan pembinaan mahasiswa. Angkatan I terdiri dari 20 mahasiswa ITB yang tersebar dari berbagai program studi, berlangsung dari tahun 2005-2006. Angkatan II periode 2006-2008 terdiri dari 20 mahasiswa ITB dan 10 mahasiswa UNPAD. Motto program ini: Creates future leaders

Di lingkungan kampus saat ini saya diberi kepercayaan menjadi pengawas Koperasi Keluarga Pegawai (KKP) ITB. Saat ini saya diamanahi sebagai Ketua Pengawas KKP ITB tersebut. Koperasi ini memliki anggota sekitar 3500 orang yang terdiri dari dosen dan karyawan ITB, Politeknik Manufaktur dan Politeknik Bandung. Kegiatan Koperasi selain simpan pinjam juga ada usaha waserda, toko buku dan kedai hijau. KKP ITB tahun lalu dianugerahi sebagai Koperasi terbaik di Indonesia.