Nama saya “Taufikurahman”, tiga belas huruf, dengan “k”  (bukan “q”), dan satu “r”. Kenapa perlu penekanan demikian ? karena sering saya menjumpai orang tidak tepat menulis nama saya. Lucunya dengan tiga belas huruf bersambung itu, saya menjumpai tidak jarang orang salah menyebutnya, sehingga yang terbaca: “Taifukurahman”😦 capek deh…

Nama pemberian orang tua saya itu diambil dari nama salah satu tokoh Masyumi, kyai Taufikurahman (sayangnya saya sendiri bukan atau belum jadi “kyai”🙂. Pada nama ada do’a, dan saya yakin nama “Taufikurahman” adalah nama yang baik dengan mengandung do’a: semoga yang punya nama ini mendapat “taufik” dari Sang ArRahman yakni Allah Swt. “Taufik” dalam bahasa arab bermakna bantuan, pertolongan, peluang, kemudahan dari Allah swt. Sebuah ayat Qur’an berbunyi: “Wamaa taufiiqi illaa billah ” (dan tidak ada taufik padaku kecuali dari Allah).