Pohon Asem londo atau Pithecelobium dulce, ditanam dibeberapa ruas pinggir jalan, kalau di Bandung, diantaranya di jl Supratman, depan PPI dan disekitar lapangan PPI (YudhawasthuKencanaPramuka… wah hafal euy). Beberapa hari lalu ketika ada hujan lebat lebat di Bandung, saya melihat sebatang pohon Asem londo  tumbang, akarnya tercerabut. Syukurnya jatuhnya tidak ke arah jalan tapi ke arah lapangan. lihat pohon asem londo yang tumbang itu jadi menginspirasi saya untuk menulis tentang diri”nya”.

Pohon asem londo ini biasanya ketinggiannya sekitar 7 meteran saja, saya belum lihat yang tinggi besar, kelihatannya kapasitas genetisnya untuk tinggi ya sekitar itu. Di kampus ITB pada beberapa lokasi dapat ditemukan pohon ini, diantaranya di depan kantor Puslog (dulu P2T). Jaman saya berkantor di P2T dulu, kalau musim hujan seperti sekarang ini, selalu muncul bau tidak sedap, seperti … maaf bau urine orang yang habis makan jengkol… kebayang kan :) kemudian kita saling bergurau wah… siapa ya karyawan yang tadi pagi sarapan pake jengkol… Bau seperti jengkol itu ternyata muncul dari pohon asem londo itu, nah jangan jangan dulu disebut demikian karena para Londo yang jarang mandi baunya seperti itu ya, apalagi kalau mereka habis ke WC kan tidak membersihkan “dapur”nya itu dengan air tapi cukup dengan kertas toilet, kan masih ada yang menempel… hehe geuleuh nya🙂 Tapi itulah mereka, sampai sekarangpun kayaknya umumnya masih seperti itu, istinjanya cukup dengan kertas toilet saja. Lho… kok jadi ngelantur nih tulisan… padahal mau cerita tentang pohon asem londo itu.

Kembali ke laptop…. ternyata asem londo memang satu genus dengan jengkol yang nama species nya Pithecelobium jiringa. Jadi, asem londo dan jengkol masih satu marga, jadi sama-sama deh bau “naga”.  Nah, saran saya, sebaiknya tidak menanam pohon ini dekat-dekat rumah atau di perumahan, bisa-bisa sekomplek pada mabok klenger lantaran bau jengkol ketika musim hujan seperti ini. Kelihatannya pohon ini mengeluarkan semacam eksudat atau metaboilit sekunder yang mengandung asam jengkolat (jengcolat acid ?🙂, apa ya rumus kimianya ?,  yang baunya menusuk. I am not sure, but probably, dengan baunya yang seperti itu tumbuhan ini bisa mengusir bakteri ya, atau paling tidak jadi penangkal hama.  Jadi bisa digunakan sebagai antibiotik ? Jangan tanya apakah juga bisa digunakan buat ngusir jin agar jauh-jauh dari rumah , karena misalnya jin juga gak suka dengan bau jengkol ?  

BTW, ada lho sementara orang yang percaya bahwa pohon tertentu bisa mengundang makhluk halus, dan pohon lain bisa mengusirnya. Well.. ini tampaknya bisa jadi bahan obrolan lain. Sementara segini dulu… masih hujan diluar, sperti Chairil Anwar bilang “hujan menderai sampai jauh…” mungkin juga sampai ke negeri para le-Londo sana.