You are currently browsing the monthly archive for Oktober, 2008.
Congratulation ! buat rekan-rekan panitia ICMNS ke 2 (International Conference on Mathematics and Natural Sciences) dari FMIPA-SITH dan SF ITB yang telah berhasil melaksanakan hajatan besar tgl 28-30 Oktober kemaren. Mengadakan acara conferens/seminar yang berskala internasional memang tidak mudah, sehingga ketika hari H acara berlangsung dengan lancar hingga hari terakhir, kita sangat bersyukur kepada Yang Maha Kuasa. Mudah-mudahan acara ICMNS ini dapat terus dilanjutkan, diperbaiki dan dikembangkan dimasa yangakan datang. Untuk itu perlu komitmen semua tentu untuk membantu dan mensukseskannya.
Tadi pagi saya terlewat sebuah acara besar di ITB, orasi pak Arifin Panigoro, alumni ITB angkatan 63-an kalau tidak salah (itu berarti saya usia 2 th beliau sudah jadi mhs ITB), pendiri grup Medco yang terkenal, bukan hanya di Indonesia tetapi juga di luar negeri. Sebetulnya saya sangat berniat mengikuti acara orasi atau ceramah beliau sejak spanduknya terpampang di aula barat beberapa hari sebelum hari H tadi, bahkan seorang teman sudah kirim e-mail memberi informasi tentang beliau akan ke ITB sebulan yang lalu ! Tapi, apa boleh dikata, saya sudah terlanjur janji dengan tamu tadi pagi, plus saya harus stand by di SITH karena sedang berlangsung pelatihan kultur jaringan, kebetulan saya jadi salah satu panitianya. Untuk melihat riwayat hidup beliau, silakan klik http://www.tokohindonesia.com/ensiklopedi/a/arifin-panigoro/index.shtml
Barangkali diantara anda ada yang hadir di acara tadi pagi dan bisa share dengan saya dan pembaca blog ini tentang kharisma seorang Arifin Panigoro, itu sangat saya hargai. Terima kasih ya sebelumnya.
Kerapkali bila sudah kumpul dimeja makan, selain cerita hal-hal lucu di sekolah masing-masing, kami suka tebak-tebakan. Saya sering dapat tebak-tebakan surprise dari anak-anak, artinya baru saya dengar, beberapa lucu, beberapa biasa saja, beberapa kita tidak tahu apa jawabnya
.
Misal:
1. kuda apa yang lelah ?
2. mengapa burung elang kalau mau turun harus melayang berputar-putar dahulu ?
3. sebutkan buah-buahan yang satu buah didalamnya ada satu biji
4. kalau di api ada di ujung, di air ada ditengah, tapi kalau di tanah menghilang.
nah, kalau sudah kehabisan bahan tebakan, saya biasanya ngarang tebakan, dan biasanya mulai dengan
“burung apa yang …..”. Topik tentang burung apa menurut saya tidak ada habis-habisnya. Misal: burung apa yang menceritakan adanya kerajaan Saba kepada nabi Sulaiman ?, burung apa yang membawa batu panas untuk melempar ke tentara gajah yang mau menyerang ka’bah ? burung apa yang kaya ? burung apa yang pindah agama ?
banyak lagi. Saking keseringan bertanya tentang burung, kemaren anak-anak protes, “jangan tentang burung terus dong yah…. ” maka kemarin saya mulai dengan “ikan apa ….” he he… dasar orang Biologi ya. Misal: ikan laut ini harus melawan arus deras sungai karena dia bergerak dari laut ke hulu sungai yang tawar, untuk memijahkan anaknya, ke tempat dimana dia dulu dipijahkan juga, dan setelah itu ikan ini biasanya kehabisan energi, mati. Ikan apa hayo…. ?
Punya tebakan lain buat meramaikan suasana di meja makan ?
Pak Waskita, dosen Elektro ITB membuat aggregator blog dosen ITB di http://planet.ee.itb.ac.id, sebagai alternatif dari http://itb.sepiaway.com/ . Harapan pakl Waskita dengan dibuatnya aggregator baru ini moga-moga dapat diakses lebih cepat dari dalam ITB. Daftar posting terbaru dari para dosen dapat dilihat di halaman berikut: http://planet.ee.itb.ac.id/aggregator/categories/1 Daftar situs blog yang dikumpulkan: http://planet.ee.itb.ac.id/aggregator/sources , ada dosen, karyawan dan beberapa mahasiswa Jika ada situs dosen ITB yang ingin didaftarkan silakan kontak pak Waskita ==================================== Waskita Adijarto Sekolah Teknik Elektro & Informatika Insitut Teknologi Bandung http://www.ee.itb.ac.id/~waskita Terima kasih dan two thumbs up untuk pak Waskita !
Salah satu kegiatan dalam implementasi Program Hibah Kompetisi B–SITH adalah mengadakan kompetisi inovasi bioindustri berbasis pengetahuan bagi mahasiswa (Student knowledge based bioindustry Innovation Contest). Ajang kompetisi ini diharapkan dapat menjadi insentif bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuannya, serta berperan dalam meningkatkan kualitas lulusan yang akan memasuki pasar kerja dan berkontribusi kepada pengembangan bioindustri di Indonesia.
PESERTA
1. Mahasiswa SITH (baik prodi Biologi, Mikrobiologi ataupun yang masih TPB)
2. Terdaftar sebagai kelompok, terdiri dari 3 orang (tidak harus dari program studi atau angkatan yang sama).
Buat mereka yang senang dengan tanaman hias dan ingin memahami teknik kultur jaringan secara sederhana untuk skala rumah tangga, kami undang ikutan pelatihan “Teknik Perbanyakan tanaman hias dengan kultur jaringan skala rumah tangga” di SITH ITB, jl. Ganesha 10 Bandung, tanggal 30-31 Oktober 2008. Bagi para profesional, biaya pelatihan ini Rp. 300.000 (tiga ratus ribu rupiah), tetapi bagi ibu-ibu yang baru pertama kali mengenal teknik kultur jaringan ini biayanya haya Rp 100.000 (seratus ribu rupiah) apabila mendaftar paling lambat hari Selasa 28 Oktober 2008 ini. Untuk pendaftaran silakan kontak Novi 022-91682063 atau nelalui e-mail: phkb_sith@sith.itb.ac.id
Hari ini Bandung hujan, paling tidak daerah Bojong Koneng sekitarnya. Hujannya lumayan deras. Kemarin cuma rintik-rintik. Tampaknya sudah mulai masuk musim hujan lagi nih. Apa yang harus disiapkan selain payung ? Biasanya saat oergantian musim seperti ini banyak yang tumbang kena flu, jadi sangat penting menjaga stamina tubuh kita agar tetap bisa beraktivitas. Kota-kota juga harus bersiap-siap agar tidak terjadi banjir. Sayangnya saya belum membaca berita yang meyakinkan bahwa kota-kota besar kita seperti jakarta, bandung, Semarang, Surabaya, telah menyiapkan datangnya hujan ini agar tidak terjadi banjir.
Sabtu 18 Oktober kemaren, tulisan saya berjudul “Perlunya kolaborasi Universitas-Industri” dimuat di Tribun Jabar pada rubrik “Podium”. Sayangnya tulisan tersebut belum ada versi online-nya di Tribun jabar on-line, tapi nanti insyaAllah akan saya upload saya ke blog ini. Pokok pikiran pada tulisan tersebut, sebagaimana tercermin pada judulnya, adalah untuk meningkatkan ketahanan ekonomi negara ini, harus tumbuh budaya industri pada bangsa kita, yakni menghsilkan produk-produk untuk kita konsumsi atau gunakan sendiri, sehingga tidak tergantung pada produk impor, dan untuk dapat di ekspor ke luar negeri sehingga dapat meningkatkan devisa negara kita. Dalam kondisi ancaman krisis ekonomi global saat ini, ketahanan ekonomi negara kita sangat tergantung pada tingkat produktivitas kita di sekitor riil.
“Takjub” adalah program tayangan TV yang dibuat oleh teman-teman BPPT berisi penjelasan dari beberapa pakar tentang fenomena-fenomena unik atau menarik yang membuat ketertakjuban kita akan keagungan Allah Swt. Setahu saya mereka telah membuat program ini sejak tiga tahun lalu, dan shooting biasanya dibuat menjelang Ramadhan sehingga acara takjub bisa ditayangkan dibeberapa TV swasta lokal dibulan ramadhan. Sebetulnya sebulan sebelum ramadhan lalu mereka sudah kontak saya untuk shoting tahun ketiga program ini, tapi karena satu dan lain hal batal, jadi baru dilaksanakan tadi di kampus. Read the rest of this entry »
saya memang senang main bola, walaupun sebenarnya cuma menjadi penggembira, gak jago gitu loh. terus terang dalam hal olah raga permainan, tidak ada yang saya kuasai banget sehingga layak disebut jago. diantara olah raga permainan yang paling sering saya ikutan adalah sepak bola dan badminton. Masalah saya untuk bisa main bagus dikeduanya selain teknik yang payah juga stamina. He he kalau sudah payah teknik dan stamina, apakagi yang tersisa… ya “fun” itulah, sambil ter “ho-heh-ho-heh” kehabisan nafas tea.
Waktu kecil dulu, hampir setiap habis main bola dengan teman-teman di kampung, jelas gak pake sepatu, saya pulang dengan terpincang-pincang. Apa pasal ? bisa macem-macem. sekali waktu saya inget persis, ketika semangat mau menajong bola, ternyata kaki saya malah menendang tanah ! waduh tentu saja sakit sekali, saya langsung tumbang. habis gitu biasanya saya dibawa ke tukang urut di Teluk Angsan Bekasi, tapi tak jarang juga bapak saya kesal dan bosan bawa saya ke tukang urut, selain tentu saja harus keluar duit. Kata bapak saya.. sudah sering keselo gitu herannya kok enggak kapok-kapoknya. Ya itulah dunia anak yang gak ada kapoknya bermain walaupun harus keseleo-keseleo.
Sekali waktu, ketika masih SD, saya pernah main bola dengan teman-teman pasar. Satu tim cuma berdua, tidak ada penjaga gawangnya…. saya lupa kalah berapa nol saya dan teman saya dicukur habis oleh dua teman saya lainnya yang jago. Karena gak bisa main bola bener itu, saya gak pernah masuk dalam tim kelas untuk main bola, kecuali pernah waktu di SMP dulu jadi wasit, itupun dengan protes dari pemain terhadap beberapa keputusan saya
Ketika di asrama Barrac, olah raga menjadi menu harian. berbagai permainan, dari sepak bola, volley, pingpong, badminton kami mainkan, tetapi tetap saja, saya cuma jadi pelengkap penggembira. Ketika sekali waktu saat pekan olah raga mahasiswa antar asrama nmahsiswa (PORAM) saya ikutan main bola membela tim Barrac, dan itu lantaran beberapa pemain utamanya tidak hadir, tim kami kalah dari anak-anak asrama B. Kekalahan itu menyakitkan, karena Barrac biasanya selalu menang, eh giliran saya main jadi kalah deh
Saya jadi ingat teman saya di Asarama Barrac, Soesilo namanya sekali waktu bilang “Taufik ini kalo olah raga kaki-tangannya suka kurang koordinasi”
Oh ya, Susi (begitu kami panggl dia), anak Elektro, badannya tinggi besar, memang jago segala macam olah raga, dia gaco-nya Barrac waktu itu, terutama buat ngelawan anak-anak asrama lain, wabil khusus anak-anak Asarama “Be” yang sering kali jadi musuh bebuyutan anak-anak Barrac. yah apa boleh buat deh Sus…. yang penting seprti kata sebuah iklan: “enjoy azza….”

Komentar Terakhir